Wisata Pura Lempuyang Luhur Bali yang Sayang untuk Dilewatkan

Pura Lempuyang Luhur Bali merupakan spot wisata budaya yang menjadi tempat suci untuk umat Hindu. Pura ini berada di wilayah bagian timur Pulau Dewata. Udara sejuk dan panorama gunung yang indah membuat wisatawan berbondong-bondong ke tempat ini.

Destinasi wisata Bali yang satu ini juga punya kelebihan-kelebihan yang terus saja mampu mengundang wisatawan untuk datang walaupun banyak tempat wisata lainnya yang bisa dikatakan lebih reachable dan modern.

Pura Lempuyang Luhur Bali foto dari @traveller nikhil
Pura Lempuyang Luhur Bali foto dari @traveller nikhil

Asal mula nama Pura Lempuyang

Setiap penamaan suatu tempat pasti memiliki makna tersendiri, begitu saja Pura Lempuyang Luhur Bali ini. Menurut beberapa sumber, kata lempuyang berasal dari lampu dan hyang. Lampu berarti sinar sedangkan hyang mempunyai arti sebutan untuk Tuhan. Sehingga penggabungan dua kata itu menjadi lempuyang yang berarti sinar Tuhan yang terang.

Masyarakat sekitar juga ada yang beranggapan kata lempuyang berasal dari tanaman yang dipakai sebagai bumbu dapur. Nama ini juga memiliki hubungan dengan nama banjar di sekitar pura yaitu Bajar Bangle dan Gamongan. Bangle dan Gamongan juga merupakan tanaman obat yang biasa digunakan bumbu dalam masakan.

Versi terakhir menyebutkan bahwa lempuyang berasal dari Bhatara Hyang Pasupati yang mengutus ketiga putranya dalam menjaga kestabilan Bali. Versi ini mengartikan lempuyang dari kata emong atau empu yang berarti menjaga.

Keindahan dan keunikan Pura Lempuyang Luhur Bali

Pura Lempuyang merupakan salah satu tempat wisata paling unik di Bali. Jika kamu berkunjung ke Pura Lempuyang, kamu akan mengetahui satu keunikan tempat ini. Pengunjung harus menaiki tangga sejumlah 1.700 anak tangga.

Saat menapaki tangga, kamu akan menyaksikan suasana menyegarkan dengan suara satwa yang samar. Selain itu, kamu akan bisa menikmati pemandangan di sekitar pura yang memukau.

Ketika mendekati puncak, kamu akan melihat kera liar yang bergelantungan di pohon. Ada sebuah keyakinan masyarakat setempat, yaitu jika ada sinar di bagian timur Bali, maka sinar itu datang dari Lempuyang. Sebelum berkunjung ke tempat ini sebaiknya kondisi tubuh dalam keadaan sehat karena perjalanan mendaki cukup melelahkan.

Di Pura Lempuyang juga terdapat sebuah candi yang tentunya juga sangat indah dan menarik, nama candinya adalah Candi Penataran. Kamu lagi-lagi harus menyusuri anak tangga untuk sampai ke candi ini.

Pemandangan yang tak biasa dari atas Candi Penataran yang memang merupakan satu denah dari Pura Lempuyang ini yaitu pemandangan sunset cantik dan gunung Agung. Kegiatan hunting foto di objek wisata budaya Bali satu ini dengan latar siluet sunset tentu tak boleh kamu lewatkan sampai senja menghitam.

Sunset di Pura Lempuyang Luhur Bali foto dari @nacho tm
Sunset di Pura Lempuyang Luhur Bali foto dari @nacho tm

Mereka yang sudah pernah ke sini mengatakan kalau Pura Lempuyang ini merupakan tempat melihat sunset terbaik yang ada di Bali.

Harga Tiket Masuk Pura Lempuyang Luhur Bali

Agar dapat masuk ke Pura Lempuyang ini tidak dipungut biaya alias gratis. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir jika membawa kendaraan pribadi. Biaya parkir mobil hanya Rp5.000 saja.

Fasilitas yang tersedia di Pura Lempuyang Luhur Bali

Meskipun berada di atas bukit, tempat ini sudah memiliki fasilitas yang cukup lengkap sebagai wisata budaya. Kamu sudah bisa menemukan toilet, tempat untuk beristirahat, tempat parkir, dan fasilitas lainnya.

Lokasi dan rute ke Pura Luhur Lempuyang

Pura Lempuyang Luhur Bali ini terdapat kurang lebih 17 kilometer dari Amlapura, tepatnya di Puncak Bukit Gamongan, Karangasem. Untuk sampai ke lokasi ini kamu bisa menggunakan rental mobil. Jika ingin berhemat, pakai mobil pribadi. Sekarang sudah bisa menggunakan Google Map sebagai petunjuk jalan.

Akses menuju Pura Lempuyang dibutuhkan waktu sekitar dua jam dari pusat kota Denpasar. Pura ini beralamat di Desa Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, Indonesia. Alternatif jalan untuk sampai ke tempat ini juga bisa melewati wisata Candi Dasa kota Amlapura.

Kamu juga dapat melalui Kecamatan Selat Karangasem kemudian melalui kota Semarapura dan ambillah jalan Besakih. Kamu bisa memilih jalan sesuai kebutuhan dan sepengetahuan sopir, jika menggunakan sopir pribadi.

Tips Wisata ke Pura Lempuyang Luhur Bali dan pantangan saat berkunjung

1. Kondisi fisik fit

Lokasinya yang berada di dataran tinggi membuat kamu harus melakukan pendakian untuk bisa sampai, walau yang didaki bukan lereng pegunungan melainkan anak tangga sekitar 1.700-an. Tapi juga cukup menguras tenaga lho, jadi kondisi fisik yang fit penting banget kamu utamakan. Kan tidak lucu baru tangga ke 1.000 sudah nyerah!

2. Perhatikan pantangan di Pura lempuyang Luhur Bali

Setiap tempat pasti memiliki aturannya masing-masing, baik yang berupa tata tertib atau kepercayaan setempat harus pengunjung hargai. Saat kamu berada di Pura Lempuyang sebaiknya jangan bertindak senonoh.

Kamu harus menjaga perkataan dan perbuatan sejak awal masuk, mengingat tempat ini adalah tempat ibadah umat Hindu maka sebagai pengunjung kamu harus menghargainya. Bertindaklah yang santun. Hindari berkata kasar selama berada di lokasi. Terakhir, hindari membawa makanan atau makan daging babi.

Oke sekian dulu, selamat liburan di Bali yaa!

Wisata Pura Lempuyang Luhur Bali yang Sayang untuk Dilewatkan
4.8 (95%) 4 vote[s]

iklan

About Sally 185 Articles
Penyuka makanan pedas dan sunset. Hobi menulis di sela-sela kesibukannya yang tak terlalu padat. Tapi jangan cari ia perpus, karena ia lebih sering keluyuran di pantai daripada membaca buku. Plis jangan dikepoin, nanti kamu suka.

1 Comment

  1. Saya sudah 3 kali ke Pura Lempuyang Luhur
    semoga saya diberikan kesempatan lagi sembahyang kesana

    selain dapat sembahyang, pemandangan disana sangat bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*